ERD (Entity Relationship Diagram)

Assalamu’alaikum. Halo semuaa.. Gimana kabarnya? Yang baru baru kuliah sekarang udah mulai kerasa yaa beratnya kuliah hehe… Tugas udah numpuk, baik tugas besar, tugas biasa, tugas kelompok, tugas individu, dan segala macamnya. Termasuk post ini nih, adalah satu diantara tugas tugas yang sedang menumpuk :))

Okayy pada post kali ini saya akan membahas tentang ERD, yang kepanjangannya adalah Entity Relationship Diagram. Check it out!!

ERD dan Contohnya
Menurut salah satu para ahli, Brady dan Loonam (2010), Entity Relationship diagram (ERD) merupakan teknik yang digunakan untuk memodelkan kebutuhan data dari suatu organisasi, biasanya oleh System Analys dalam tahap analisis persyaratan proyek pengembangan system. Sementara seolah-olah teknik diagram atau alat peraga memberikan dasar untuk desain database relasional yang mendasari sistem informasi yang dikembangkan. ERD bersama-sama dengan detail pendukung merupakan model data yang pada gilirannya digunakan sebagai spesifikasi untuk database.

Apakah komponen yang terbentuk didalam Entity Relationship Diagram (ERD)?

Dalam pembentukan ERD terdapat 3 komponen yang akan dibentuk yaitu :

a. Entitas

Pengertian entity (entitas) yaitu suatu obyek yang dapat dibedakan dari lainnya yang dapat diwujudkan dalam basis data. Pengertian lainnya menurut Brady dan Loonam (2010), entitas adalah objek yang menarik di bidang organisasi yang dimodelkan.

Contoh : Mahasiswa, Kartu Anggota Perpustakaan (KAP), dan Buku.

b. Hubungan (relasi/relationship)
Suatu hubungan adalah hubungan antara dua jenis entitas dan direpresentasikan sebagai garis lurus yang menghubungkan dua entitas.
Contoh : Mahasiswa mendaftar sebagai anggota perpustakaan (KAP), relasinya adalah mendaftar.

c. Atribut
Atribut memberikan informasi lebih rinci tentang jenis entitas. Atribut memiliki struktur internal berupa tipe data. Jenis-jenis atribut :

 
Atribut Key

Atribut Key adalah satu atau gabungan dari beberapa atribut yang dapat membedakan semua baris data ( Row/Record ) dalam tabel secara unik. Dikatakan unik jika pada atribut yang dijadikan key tidak boleh ada baris data dengan nilai yang sama.

Contoh : Nomor pokok mahasiswa (NPM), NIM dan nomor pokok lainnya

Atribut simple
Atribut yang bernilai atomic, tidak dapat dipecah/ dipilah lagi.

Contoh : Alamat, penerbit, tahun terbit, judul buku.

Atribut Multivalue
Nilai dari suatu atribut yang mempunyai lebih dari satu (multivalue) nilai dari atribut yang
bersangkutan.
Contoh : dari sebuah buku, yaitu terdapat beberapa pengarang.

Atribut Composite
Atribut composite adalah suatu atribut yang terdiri dari beberapa atribut yang lebih kecil yang
mempunyai arti tertentu yang masih bisa dipecah lagi atau mempunyai sub atribut.
Contoh : dari entitas nama yaitu nama depan, nama tengah, dan nama belakang

Atribut Derivatif
Atribut yang tidak harus disimpan dalam database Ex. Total. atau atribut yang dihasilkan dari atribut lain atau dari suatu relationship. Atribut ini dilambangkan dengan bentuk oval yang bergaris putus-putus.

Derajat relasi atau kardinalitas rasio
Menjelaskan jumlah maksimum hubungan antara satu entitas dengan entitas lainnya.
  • One to One (1:1), Setiap anggota Entitas A hanya boleh berhubungan dengan satu anggota entitas B, begitu pula sebaliknya.
  • One to many (1:M / Many), Setiap Anggota entitas A dapat berhubungan dengan lebih dari satu anggota entitas B tetapi tidak sebaliknya.
  • Many to Many (M:M), Setiap Entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas himpunan entitas B dan demikian pula sebaliknya.

Simbol-simbol untuk membuat diagram ERD:

Contoh Kasus 1:

Pada saat mendaftar menjadi anggota perpustakaan Fakultas, dicatatlah nama, nomor mahasiswa dan alamat mahasiswa. Setelah itu mereka baru bisa meminjam buku di perpustakaan. Buku-buku yang dimiliki perpustakaan banyak sekali jumlahnya. Tiap buku memiliki data nomor buku, judul, pengarang, penerbit, tahun terbit. Satu buku bisa ditulis oleh beberapa pengarang. Tentukan entitas, atribut dan relasi dari deskripsi di atas.

Jawab:

Entitas : Mahasiswa, KAP (Kartu Anggota Perpustakaan), Buku

Atribut : Nama, no.mahasiswa, Alamat mahasiswa, No.buku, Judul, Pengarang, Penerbit dan tahun terbit.

Relasi : Daftar dan Pinjam

Okedeeh sampai situ saja pembahasan tentang ERD ini. Sampai jumpa di post selanjutnya :))

Wassalamu’alaikum.

 

Sumber : http://sharingilmuit.blogspot.co.id/2016/03/erd-dan-contohnya.html?m=1

 

Iklan

DBMS (Database Management System)

Assalamu’alaikum. Halo semuaa.. Kali ini saya akan membahas tentang DBMS, atau yang dalam bahasa Indonesianya disebut Sistem Manajemen Basis Data. Okee langsung saja ke pembahasan…

Pengertian DBMS (Database Management System)
DBMS (Database Management System) merupakan sistem pengorganisasian data pada komputer. DBMS (Database Management System) adalah perangkat lunak yang memungkinkan untuk membangun basis data yang berbasis komputerisasi. DBMS (Database Management System) adalah perantara user dengan basis data sehingga dengan adanya DBMS (Database Management System), user akan dengan mudah mencari dan menambahkan informasi pada database.

Untuk dapat mengakses DBMS (Database Management System) user harus menggunakan bahasa database, bahasa database terdiri dari beberapa intruksi yang digabungkan sehungga dapat diproses oleh DBMS. Perintah atau intruksi tersebut umumnya ditentukan oleh user, adapaun bahasa yang digunakan dibagi ke dalam 2 (dua) macam diantaranya sebagaimana di bawah ini:

1. DDL (Data Definition Language)

DDL atau singkatan dari Data Definition Languange, yaitu dipakai untuk menggambarkan desain dari basis data secara menyeluruh. DDL (Data Definition Language) dapat dipakai untuk membuat tabel baru, memuat indeks, maupun mengubah tabel. Hasil dari kompilasi DDL akan disimpan di kamus data.

2. DML (Data Manipulation Language)

DML atau singkatan dari Data Manipulation Language, yaitu dipakai untuk memanipulasi dan pengambilan data pada suatu basis data, misalnya seperti penambahan data yang baru ke dalam suatu basis data, menghapus data pada suatu basis data dan mengubah data pada suatu basis data.

Fungsi dari DBMS (Database Management System)
Fungsi dari DBMS adalah sebagai penghubung antara user dengan database sehingga memungkinkan pengguna dapat mengakses database dengan cepat dan mudah.

Contoh Program DBMS

  1. MySQL
  2. Oracle
  3. Firebird
  4. Microsoft SQL Server
  5. Foxpro 6.0 atau FoxBase
  6. DB2
  7. Paradox
  8. Microsoft Access

Komponen-komponen dari DBMS (Database Management System)

  • File manager berfungsi untuk mengelola struktur data yang digunakan untuk mempresentasikan informasi yang tersimpan dalam disk.
  • Database Manager berfungsi untuk menyediakan interface antar data dengan program aplikasi dan query
  • Query Processor berfungsi sebagai pengganti erjemah perintah dalam bahasa query ke intruksi low – level yang dapat dimengerti database manager.
  • DML Precompiler berfungsi sebagai pengkonversi pernyataan atau perintah DML, yang ditambahkan dalam suatu program aplikasi ke prosedur normal dalam bahasa induk.
  • DDL Compiler digunakan untuk mengkonversi berbagai perintah DDL ke dalam sekumpulan tabel yang mengandung metadata.

Okee sekian dulu pembahasan kali ini. Sampai jumpa di post selanjutnya :))

Wassalamu’alaikum.

 

Sumber : http://www.mandalamaya.com/pengertian-dbms-dan-contoh-program-dbms/

http://www.teorikomputer.com/2015/10/pengertian-dan-fungsi-dbms-database.html?m=1

 

 

Future Form

Assalamu’alaikum. Halo semuaa… Kali ini saya akan membahas satu di antara sekian banyak materi matkul Bahasa Inggris yang tengah saya pelajari saat ini. Future Form. Ya, Future form. Kenapa bukan Future Tense? Karna sebenarnya future itu bukanlah sebuah tense. Jadi yang namanya tenses itu cuma ada 2, yaitu Present dan Past. Oke, langsung aja masuk ke pembahasan Future form. Check it out!!

There are a number of different ways of referring to the future in English. It is important to remember that we are expressing more than simply the time of the action or event. Obviously, any ‘future’ form will always refer to a time ‘later than now’, but it may also express our attitude to the future event.

All of the following ideas can be expressed using different tenses:

  • Simple prediction: There will be snow in many areas tomorrow.
  • Arrangements: I’m meeting Jim at the airport.
  • Plans and intentions: We’re going to spend the summer abroad.
  • Time-tabled events: The plane takes off at 3 a.m.
  • Prediction based on present evidence: I think it’s going to rain!
  • Willingness: We’ll give you a lift to the cinema.
  • An action in progress in the future: This time next week I’ll be sun-bathing.
  • An action or event that is a matter of routine: You’ll be seeing John in the office tomorrow, won’t you?
  • Obligation: You are to travel directly to London.
  • An action or event that will take place immediately or very soon: The train is about to leave.
  • Projecting ourselves into the future and looking back at a completed action: A month from now he will have finished all his exams.

There are also several other ways to talk about the future without using a future verb tense.

  • Using the present continuous to talk about future arrangements
  • Using the simple present to talk about scheduled events
  • Using “going to” to talk about the future

It is clear from these examples that several tenses are used to express the future.

Okay, that’s all for now. See y’all at the next post :))

Wassalamu’alaikum.

 

 

Sumber : http://www.ef.com/english-resources/english-grammar/future/

OCD (Obsessive Compulsive Disorder)

Assalamu’alaikum. Halo semuaa.. Kali ini saya akan membahas terkait Psikologi lagi nihh.. Yaitu ttg OCD… Mungkin sebagian besar dari kita sudah tau atau setidaknya mengira-ngira OCD itu seperti apa, namun untuk lebih jelasnya saya akan membahas tentang OCD tersebut di sini. Check it out!!

Gangguan obsesif kompulsif atau yang lebih dikenal dengan singkatan OCD adalah kelainan psikologis yang menyebabkan seseorang memiliki pikiran obsesif dan perilaku yang bersifat kompulsif. Gangguan ini merupakan penyakit jangka panjang seperti halnya tekanan darah tinggi maupun diabetes. Kelainan ini ditandai dengan pikiran dan ketakutan tidak masuk akal (obsesi) yang dapat menyebabkan perilaku repetitif (kompulsi). Misalnya, orang yang merasa harus memeriksa pintu dan jendela lebih dari 3 kali sebelum keluar rumah.

Gejala dan Tahap OCD

Gejala OCD yang dialami tiap penderita berbeda-beda. Ada yang ringan di mana penderita menghabiskan sekitar 1 jam bergelut dengan pikiran obsesif dan perilaku kompulsifnya, tapi ada juga yang parah hingga gangguan ini menguasai dan mengendalikan hidupnya.

Penderita OCD juga umumnya terpuruk dalam pola pikiran dan perilaku tertentu. Terdapat 4 tahap utama dalam kondisi OCD, yaitu obsesi, kecemasan, kompulsi, dan kelegaan sementara.

Obsesi muncul saat pikiran penderita terus dikuasai oleh rasa takut atau kecemasan. Kemudian obsesi dan rasa kecemasan akan memancing aksi kompulsi di mana penderita akan melakukan sesuatu agar rasa cemas dan tertekan berkurang.

Perilaku kompulsif tersebut akan membuat penderita merasa lega untuk sementara. Namun obsesi serta kecemasan akan kembali muncul dan membuat penderita mengulangi pola itu.

Sifat perfeksionis berbeda dengan gejala OCD. Menjaga kebersihan serta kerapian yang berlebihan bukan berarti Anda otomatis mengidap OCD. Pikiran OCD bukan hanya sekedar rasa cemas yang ekstrem tentang masalah dalam kehidupan. Jika obsesi dan kompulsi sudah menghambat rutinitas, harap periksakan diri ke dokter atau psikolog.

Faktor Risiko Dalam OCD

Penyebab OCD belum berhasil diketahui secara pasti. Meski demikian, banyak penelitian yang telah dilakukan untuk menganalisis sejumlah faktor pemicu yang dapat meningkatkan risiko OCD. Di antaranya adalah:

  • Faktor genetika. Ada bukti yang menunjukkan bahwa gangguan ini berhubungan dengan gen tertentu yang memengaruhi perkembangan otak.
  • Ketidaknormalan pada otak. Hasil penelitian pemetaan otak memperlihatkan adanya ketidaknormalan pada otak penderita OCD yang melibatkan serotonin yang tidak seimbang. Serotonin adalah zat penghantar yang digunakan otak untuk komunikasi di antara sel-selnya.
  • Kepribadian seseorang. Orang yang rapi, teliti, serta memiliki disiplin tinggi cenderung memiliki risiko lebih besar untuk mengalami OCD.
  • Trauma atau kejadian penting dalam hidup, contohnya karena mengalami perundungan (bullying) atau setelah persalinan.

Langkah Pengobatan dan Komplikasi OCD

Tingkat pengobatan OCD bergantung kepada sejauh apa dampak OCD yang Anda alami dalam kehidupan Anda. Ada beberapa langkah dalam penanganan OCD, yaitu:

  • Terapi perilaku kognitif (CBT). Terapi ini dapat membantu Anda untuk mengurangi kecemasan dengan mengubah cara pikir dan perilaku Anda.
  • Penggunaan obat-obatan untuk mengendalikan gejala yang Anda alami.

Mencari bantuan medis adalah hal terpenting bagi penderita OCD karena mereka memiliki kemungkinan untuk sembuh atau setidaknya untuk menikmati hidup dengan mengurangi gejalanya.

Jika tidak ditangani, perasaan tertekan dapat bertambah parah dan membuat penderita makin sulit untuk menghadapi OCD sehingga mengalami depresi. Tingkat depresi yang parah bahkan dapat memicu dorongan untuk bunuh diri.

Oke sekian bahasan saya kali ini. Semoga bisa menambah informasi para pembaca. Sampai jumpa di post selanjutnya yaa :))

Wassalamu’alaikum.

 

 

Sumber : http://www.alodokter.com/ocd

Peranan IT dalam Organisasi Perusahaan

Assalamu’alaikum. Halo semua… Kali ini saya akan membahas tentang peranan IT dalam perusahaan. Check it out!!

Saat ini penerapan teknologi informasi dan komunikasi diperlukan dalam dunia bisnis sebagai alat bantu dalam upaya memenangkan persaingan. Pembangunan Teknologi Informasi Perusahaan dilakukan secara bertahap sebelum sebuah sistem holistik atau menyeluruh selesai dibangun, hal tersebut disesuaikan dengan kekuatan sumber daya yang dimiliki. Dalam penerapannya rencana strategis Teknologi Informasi senantiasa diselaraskan dengan Rencana Perusahaan, agar setiap penerapan Teknologi Informasi dapat memberikan nilai bagi Perusahaan. Mengacu kepada Arsitektur Teknologi Informasi Perusahaan pembangunan, penerapan Teknologi Informasi yang dilakukan dikategorikan sebagai berikut :

  • Aplikasi Teknologi Informasi yang menjadi landasan dari berbagai aplikasi lain yang ada di dalam Perusahaan antara lain sistem operasi, basis data, network management dan lain-lain.
  • Aplikasi yang sifatnya mendasar (utility) yaitu aplikasi Teknologi Informasi yang dipergunakan untuk berbagai urusan utilisasi sumber daya Perusahaan anatara lain sistem penggajian, sistem akuntansi & keuangan dan lain-lain.
  • Aplikasi Teknologi Informasi yang sesuai dengan kebutuhan spesifik Perusahaan terutama yang berkaitan dengan proses penciptaan produk/jasa yang ditawarkan Perusahaan antara lain Aplikasi Properti, Aplikasi Forwarding dan Aplikasi Pergudangan.

Departemen IT sering kali dipandang sebelah mata karena merupakan departemen yang hanya bisa menghabiskan uang tanpa bisa menghasilkan uang, hal inilah yang kadang menjadi problematika tersendiri bagi departemen IT di perusahaan. Terkadang banyak perusahaan memandang sebelah mata akan peran IT dalam menunjang proses di Perusahaan tersebut, memang belum banyak alat ukur yang dapat digunakan untuk mengukur seberapa besar IT berperan atau ikut andil dalam memajukan perusahaan ?

Beberapa penerapan dari Teknologi Informasi dan Komunikasi antara lain dalam perusahaan, dunia bisnis, sektor perbankan, pendidikan, dan kesehatan. Dan yang akan dibahas disini adalah khusus penerapan Teknologi Infromasi dan Komunikasi dalam Perusahaan.

Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi banyak digunakan para usahawan. Kebutuhan efisiensi waktu dan biaya menyebabkan setiap pelaku usaha merasa perlu menerapkan teknologi informasi dalam lingkungan kerja. Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi menyebabkan perubahan pada kebiasaan kerja. Misalnya penerapan Enterprise Resource Planning (ERP). ERP adalah salah satu aplikasi perangkat lunak yang mencakup sistem manajemen dalam perusahaan.

Untuk dapat mengetahui andil departemen IT di perusahaan adalah dengan mengetahui keuntungan-keuntungan penerapan teknologi IT di perusahaan tersebut, misalnya :

  1. Yang tadinya manual menjadi otomatis, dan hal ini mengurangi biaya untuk tenaga kerjanya, biaya untuk kertas, alat tulis, dll.
  2. Waktu mengerjakan yang lebih cepat dengan adanya IT. Sebab dengan IT ini akan memperpendek rantai birokrasi, yang tadinya selesai dalam 1 minggu dengan IT hanya butuh waktu 1 hari. Apabila waktu tadi kita konversikan ke biaya maka akan mendapatkan penghematan sekian rupiah.
  3. Pengambilan keputusan yang lebih cepat, karena dengan IT maka data yang dibutuhkan dapat diperoleh dengan cepat. Hal ini tentu saja akan menjadikan perusahaan menjadi lebih kompetitif. Sebab dampaknya akan sangat besar bisa jadi karena pengambilan keputusan yang lambat sebuah perusahaan akan kehilangan banyak order.
  4. Dengan penerapan teknologi IT kita akan dapat menghemat biaya promosi dan pemasaran, karena promosi lewat web site akan sangat murah dan konsumen dapat melihat profil perusahaan dari mana saja di seluruh dunia.
  5. Dengan IT maka sistem akan dapat terintegrasi disemua kantor atau perusahaan sehingga hal ini akan dapat meningkatkan kecepatan dalam merespon sesuatu dan pihak manajemen akan dengan cepat mengetahui kondisi perusahaannya tanpa harus berkunjung ke kantor cabang yang jauh dan memakan biaya transportasi.

Jadi sebenarnya penerapan IT ini akan sangat menghemat biaya di semua aspek, baik tenaga kerja, proses, pemasaran, maupun manajemen. Dan penerapan IT ini juga akan dapat mempercepat kemajuan perusahaan, dengan semain meningkatnya margin perusahaan.

Sekian saja informasi kali ini. Sampai jumpa di post selanjutnya :))

Wassalamu’alaikum.

 

 

Sumber : http://jane.blog.uns.ac.id/2009/11/17/peranan-it-dalam-organisasi-perusahaan/

Hierarki Data

Assalamu’alaikum. Haloo semuaa…

Kali ini saya akan membahas tentang Hierarki Data. Hierarki adalah urutan atau aturan dari tingkatan abstraksi menjadi seperti struktur pohon. Hierarki membentuk sesuatu pada beberapa aturan yang khusus atau berdasarkan peringkat (misalnya kompleksitas dan tanggung jawabnya). Konsep pewarisan (inheritance) merupakan prinsip hierarki ini, dimana metode dan / atau atribut yang ditentukan dalam sebuah objek kelas dapat diwariskan atau digunakan lagi oleh objek kelas lain di bawahnya.Satu sistem dapat mempunyai abstraksi hierarki yang banyak. Data merupakan bentuk jamak dari datum, berasal dari bahasa Latin yang berarti “sesuatuyang diberikan”. Dalam penggunaan sehari-hari data berarti suatu pernyataan yang diterima secara apa adanya. Pernyataan ini adalah hasil pengukuran atau pengamatan suatu variabel yang bentuknya dapat berupa angka, kata-kata, atau citra. Dan hirarki data itu sendiri dalam proyeksinya tehadap penggunaan di computer, merupakan bagian-bagian yang saling mnghubungkan satu sama lainnya untuk membentuk suatu kumpulan informasi yang disajikan sebagai alat penggunaan yang memiliki fungsi informasi yang berbeda-beda.

Data harus disusun secara teratur agar pengolahannya dapat dilakukan dengan baik dan efisien. Pengorganisasian data dapat dibagi dalam enam tingkatan, yaitu :

  1. Bit adalah suatu sistem angka biner yang terdiri atas dua macam nilai saja, yaitu 0 dan 1. Sistem angka biner merupakan dasar dasar yang dapat digunakan untuk komunikasi antara manusia dan mesin (komputer) yang merupakan sekumpulan komponen elektronik dan hanya dapat membedakan dua keadaan saja (on dan off). Jadi bit adalah unit terkecil dari pembentuk data.
  2. Byte adalah bagian terkecil yang dapat dialamatkan dalam memori. Bytemerupakan sekumpulan bityang secara konvensional terdiri atas kombinasi delapan bit. Satu byte digunakan untuk mengkodekan satu buah karakter dalam memori. Contoh: Kode Ascii untuk J ialah 10101010. Jadi byteadalah kumpulan bit yang membentuk satu karakter (huruf, angka, atau tanda). Dengan kombinasi 8 bit, dapat diperoleh 256 karakter (= 2 pangkat 8).
  3. Field atau kolom adalah unit terkecil yang disebut data. Field merupakan sekumpulan byte yang mempunyai makna. Contoh: Joni yang merupakan field nama.  Jadi field ibarat kumpulan karakter yang membentuk suatu kata.
  4. Record atau baris adalah kumpulan item yang secara logic saling berhubungan. Setiap record dapat dikenali oleh sesuatu yang mengenalinya, yaitu field kunci. Gambar 1 merupakan contoh dari record. Jadi record ibarat kumpulan kata yang membentuk satu kalimat yang berarti, misal gambar 1 mewakili kalimat: Joni memenmpuh mata kuliah MIS (kode IS101) dengan nilai A.
  5. File atau tabel adalah kumpulan record yang sejenis dan secara logic berhubungan. Pembuatan dan pemeliharaan file adalah faktor yang sangat penting dalam sistem informasi manajemen yang memakai komputer. Jadi tabel ibarat kumpulan baris/record yang membentuk satu tabel yang berarti, misal gambar 2 mewakili tabel nilai mata kuliah MIS.
  6. Database merupakan kumpulan file-file yang berhubungan secara logis dan digunakan secara rutin pada operasi-operasi sistem informasi manajemen. Semua database umumnya berisi elemen-elemen data yang disusun ke dalam file-file yang diorganisasikan berdasarkan sebuah skema atau struktur tertentu, tersimpan di hardware komputer dan dengan software untuk melakukan manipulasi data untuk kegunaan tertentu. Jadi, suatu database adalah menunjukkan suatu kumpulan tabel yang dipakai dalam suatu lingkup perusahaan atau instansi untuk tujuan tertentu. Contoh suatu database adalah database akademik yang berisi file-file: mahasiswa, dosen, kurikulum, dan jadwal yang diperlukan untuk mendukung operasi sistim informasi akademik. Contoh suatu database sederhana ditunjukkan oleh gambar 3.

Hirarki semua data diatas ditunjukkan pada gambar 4.

Itu saja untuk pembahasan kali ini. Sampai jumpa di post selanjutnya…

Wassalamu’alaikum.

 

 

Sumber : http://rosfaldo.blogspot.co.id/2014/11/lingkup-data.html?m=1

http://pbsabn.lecture.ub.ac.id/2012/05/hierarki-data-data-hierarchy/

Asrama itu gak enak?

Assalamu’alaikum. Halo semuaa…

Kali ini saya ingin bercerita bagaimana kesan saya selama tinggal di asrama Unand dari awal masuk sampai sekarang. Sebelumnya saya mau ngasih tau seputar asrama di Unand dulu nih. Jadi di Unand itu ada 5 asrama, 2 asrama putra dan 3 asrama putri. Asrama putri itu ada asrama Hijau, asrama Oren, dan asrama RPX. Nah, asrama yang saya tempati sekarang ini adalah asrama Hijau tercinta, yang terbaru dan yang terbesar di antara yang lain hehe..

Jadi pas sebelum saya tau kalo semua calon bidikmisi itu wajib tinggal di asrama (saya pikir yang udah keterima aja), saya sangat berharap bisa diterima bidikmisi dan tinggal di asrama, karna kalo ngekos kan belom tau daerahnya juga, terus tinggal sama siapa, juga biayanya nambah lagi. Nah pas saya tau kalo semua calon bidikmisi itu wajib tinggal di asrama, perasaan saya legaaa banget.

Nah tibalah masanya untuk Check-In ke asrama. Waktu itu kan dipanggil satu satu gitu buat didata, terus ada tuh pertanyaan dari Uninya “sholat subuhnya masih bolong bolong apa udah lancar?”, yaa saya jujur aja sih, terus saya jawab “masih bolong bolong”. Memalukan memang. Tapi yang penting jujurlah heee 😀

Di hari itu juga saya mendengar desas desus segelintir peraturan di asrama, dan yang bikin saya shock sampe ga percaya itu adalah wajib memakai rok kemana mana. Kenapa saya bisa se-shock itu? Karna biasanya saya kemana mana pake celana, terutama skinny jeans. Dan ga pernah pake rok kecuali sekolah. Dari sini sebenernya saya sudah curiga bakal ga betah, karna saya orangnya ga biasa diatur atur kaya gitu. Biasa dibebasin.

Dan bener aja, minggu minggu pertama di asrama saya jalani dengan berat hati, berbagai alasan saya ungkapkan kepada orangtua saya, alasan peraturannya yang ketat lah, alasan harus bangun pagi banget lah, alasan kumpul sampai malem lah, alasan banyak tugas dari asrama, dan banyak alasan lainnya. Sampai saya berkali kali mikir gimana caranya saya harus keluar dari asrama (duuhh parah banget emang). Tapi seiring berjalannya waktu ternyata alasan satu satunya yang masuk akal adalah karna ini pertama kalinya saya tinggal jauh dari orangtua (fyi orangtua saya itu ada di Jakarta).  Memang benar kata orang, kita baru merasakan betapa berartinya seseorang itu saat orang itu sudah tidak ada atau seenggaknya tidak berada di dekat kita.

Setelah saya mengetahui kendala utama saya, dan itu bukan hal yang berkaitan dengan asrama, akhirnya saya mulai mengubah cara pandang saya dari yang tadinya negative thinking menjadi postive thinking. Dan ternyata memang banyak keuntungan keuntungan dari tinggal di asrama ini. Kalau dari letak geografis yaa dekat dengan kampus, enak pulang perginya ga jauh, kalo dari segi sosialnya saya bisa berteman dengan orang orang dari berbagai daerah dan berbagai fakultas yang disatukan di asrama tercinta ini, nah kalo dari segi agamanya, sholat subuh saya jadi ga bolong bolong lagi karna tiap pagi sholat subuh berjamaah di mesjid Nurul ‘Ilmi, terus cara berpakaiannya sudah mulai berubah menjadi lebih tertutup, dan jika sebelumnya saya amat sangat jarang mengaji, sekarang sudah lumayanlah walaupun tidak terlalu sering, serta masih banyak ilmu dan manfaat lainnya yang saya peroleh dari tinggal di asrama ini.

Sekarang saya sudah betah tinggal di asrama. Jika dulu saya adalah orang yang sering bertanya “emang wajib banget ya bidikmisi tinggal di asrama?”, sebuah pertanyaan yang jawabannya sudah pasti dan sudah saya ketahui. Tapi saking ga betahnya saya sampe tanya berkali kali. Sekarang saya hanya menjadi pendengar dari keluhan keluhan teman teman saya. Karna saya sudah merasa senang hati untuk tinggal di asrama ini :))

Jadi, hikmah yang dapat saya ambil dari pengalaman di atas adalah susah senangnya, sedih bahagianya, ribet simplenya sesuatu itu semua bergantung pada cara kita memandang sesuatu itu, kalau kita memandang itu buruk ya akan begitulah yang kita rasakan, tapi kalo kita memandang itu baik, ya akan baik jugalah yang kita rasakan. Ada quotes nya nih…

Life’s only as good as your mindset

Waahh panjang juga yaa ceritanya haha :D, yasudah sekian dulu cerita saya kali ini, mudah mudahan bisa bermanfaat. Sampai jumpa di post selanjutnya :))

Wassalamu’alaikum.

4 Cara Membaca Kepribadian Seseorang

Assalamu’alaikum. Halo semuaa..

Pada post pertama saya, saya bercerita kalau saya awalnya ingin memilih jurusan Psikologi, bukan apa apa, saya ingin memilih jurusan itu karna memang saya amat sangat tertarik dengan Psikologi, terutama Psikologi kepribadian. Nah, oleh karena itu, kali ini saya ingin membahas hal terkait Psikologi.

Ada banyak sekali cara untuk membaca kepribadian seseorang yang setiap caranya membutuhkan teknik tersendiri. Cara-cara ini dipercaya memperbolehkan seseorang untuk membaca karakter yang dimiliki orang lain hanya dengan basis tertentu, seperti gambar atau tulisan tangan. Berikut ini saya akan merangkum 4 cara membaca kepribadian seseorang. Check it out!!

1. Wajah

Manusia itu diciptakan unik dan wajah kita dapat mengekspresikan banyak cerita termasuk kepribadian yang dimiliki seseorang. Terkadang dikenal dengan nama personology namun lebih tepatnya adalah Physiognomy, yakni membaca karakter atau kepribadian seseorang berdasarkan penampilan luar yang dimiliki orang terkait, khususnya dari wajah.

Penilaian kepribadian berdasarkan wajah ini popular di kalangan orang-orang cina dimana berdasar pada setiap aspek yang membangun wajah seseorang, dimulai dari jidat, alis, hidung, pipi, hingga dagu. Contoh sederhana dari penilaian ini adalah alis awalnya tebal menandakan seseorang yang dapat memulai pekerjaannya dengan baik dan juga berlaku kebalikannya, sedangkan alis yang tebal secara menyeluruh menandakan seseorang yang selalu memikirkan segalanya matang-matang.

2. Gambar

Beberapa dari Anda mungkin sudah pernah melihat hal ini dalam sebuah wawancara kerja. Terkadang dikenal juga dengan nama psycho-drawing, merupakan sebuah teknik penilaian psikologi seseorang yang partisipannya diminta untuk menggambar sebuah bentuk abstrak yang masih relevan dengan subjek yang diberikan.

Contoh paling sederhana adalah menggambar pohon dalam waktu 3 menit. Pohon yang digambar juga adalah sesuka hati Anda dan pada akhirnya pohon itulah yang akan dapat menentukan kepribadian Anda.

Teknik yang tidak kalah populer lainnya adalah partisipan diberikan sekumpulan gambar dan diminta untuk memilih satu di antara banyaknya gambar tersebut. Dari gambar yang dipilih barulah diketahui kemungkinan kepribadian seperti apa yang dimiliki orang tersebut.

3. Tulisan Tangan

Pembacaan kepribadian berdasarkan tulisan tangan ini dikenal dengan nama grafologi. Grafologi ini menilai kepribadian berdasarkan berbagai aspek yang ada dalam penulisan seperti spasi antar kata, tingkat kemiringan, huruf kapital, arah tulisan, dan sebagainya.

Bentuk lain dari penilaian ini yang tidak kalah umumnya adalah penilaian karakter dari tanda tangan seseorang.

4. Psikoanalisis

Walaupun pada dasarnya istilah psikoanalisis sangatlah besar cakupannya, namun yang ingin kita bahas di sini adalah cakupan psikoanalisis dalam membaca kepribadian melalui sekumpulan pertanyaan. Banyak dari Anda pasti sudah sering melihat quiz kepribadian yang berusaha menilai kepribadian seseorang dengan memberikan sekumpulan pertanyaan yang di akhir sesinya baru akan menunjukkan seperti apa karakter atau kepribadian Anda, berdasar atas jawaban Anda.

Seperti namanya, psikoanalisis sendiri sebenarnya adalah sebuah teknik untuk menilai bagaimana kondisi mental yang dimiliki seseorang berdasar atas respon orang terkait dimulai dari jawaban hingga bahasa tubuhnya. Dalam psikoanalisis, banyak sekali subset teori yang dapat diterapkan dan di antaranya adalah penilaian kepribadian.

Okee semuaa… Sekian dulu informasi kali ini. Mungkin saya akan membahas lebih banyak lagi tentang psikologi nantinya. Mungkin.

Sampai jumpa di post selanjutnya :))

Wassalamu’alaikum.

 

 

Sumber : http://www.tahupedia.com/content/show/457/10-Cara-Paling-Popular-Dalam-Membaca-Kepribadian-Seseorang

Sistem Informasi VS Teknologi Informasi : Mana yang Lebih Anda Minati?

Assalamu’alaikum. Halo semuaa..

Seperti yang kita semua ketahui, dunia teknologi masa kini sedang gencarnya memasuki seluruh prospek pekerjaan sampai kegiatan sehari-hari manusia, mulai dari komunikasi, proyek pemerintah dan ilmu pegetahuan, kegiatan jual beli, bahkan sumber informasi pun sudah mudah di akses secara cuma-cuma oleh seluruh lapisan masyarakat. Zaman sekarang, apasih yang belum tersentuh teknologi? Dirasa semua sudah wajar dengan dunia gadget. Jadi kebayang dong, betapa cerahnya prospek kerja para ahli IT sampai dilirik dunia.

Dua di antara jurusan di perguruan tinggi di Indonesia yang mempelajari tentang kurikulum komputer adalah Sistem Informasi dan Teknologi Informasi. Nah, kali ini saya akan membahas tentang perbedaan antara Sistem Informasi dan Teknologi Informasi. Check it out!!

Sistem Informasi

Definisi Sistem Informasi

Sistem Informasi (SI)  adalah kombinasi dari teknologi informasi dan aktivitas orang yang menggunakan teknologi itu untuk mendukung operasi dan manajemen. Dalam arti yang sangat luas, istilah sistem informasi yang sering digunakan merujuk kepada interaksi antara orang, proses algoritmik, data, dan teknologi. Dalam pengertian ini, istilah ini digunakan untuk merujuk tidak hanya pada penggunaan organisasi teknologi informasi dan komunikasi (TIK), tetapi juga untuk cara di mana orang berinteraksi dengan teknologi ini dalam mendukung proses bisnis.

Teknologi Informasi

Definisi Teknologi Informasi

Pengertian teknologi sesungguhnya berasal dari bahasa perancis yakni “la teknique” yang bisa disimpulkan dengan “semua sistem yang dikerjakan didalam usaha untuk mewujudkan suatu hal dengan rasional”. Di dalam perihal ini yang ditujukan dengan suatu hal tersebut barangkali berbentuk benda atau konsep, pembatasan langkah yakni dengan rasional yaitu penting sekali dipahami di sini sedemikian pembuatan atau pewujudan suatu hal tersebut bisa dikerjakan secara berulang ( repetisi ).

Teknologi di dalam arti ini bisa diketahui melalui barang-barang, benda-benda, atau alat-alat yang sukses dibikin oleh manusia untuk meringankan serta menggampangkan realisasi hidupnya di dalam dunia. Hal mana juga menunjukkan tentang bentuk dari karya cipta serta karya seni manusia sebagai homo technicus. Dari sini muncullah arti “teknologi”, yang bermakna pengetahuan yang mempelajari tentang “techne” manusia.

Pengertian Informasi merupakan kumpulan data mentah yang disatukan dan diolah,sehingga informasi itu mempunyai value dan dan diterbitkan kedalam media informasi.

Dan teknologi yaitu ilmu yang berkaitan dengan seni dan sains dan diaplikasikan dengan pengetahuan sains dan dalam bentuk praktis.

Sehingga dapat kita simpulkan Teknologi informasi yaitu teknologi dalam bentuk software atau hardware yang berhubungan dengan pengolahan data menjadi informasi dan menyalurkannya kepada user, teknologi informasi merupakan perkembangan teknologi komputer yang dipadukan dengan teknologi komunikasi.

Perbedaan Sistem Informasi dan Teknologi Informasi

Dari pengertian di atas, bisa kita simpulkan Perbedaan Sistem Informasi serta Teknologi Informasi yaitu Sistem Informasi adalah sistem yang menyediakan informasi untuk penggunanya. Kemudian Teknologi Informasi lebih kepada teknologi yang dipakai untuk mendukung seluruh aktivitas Sistem Informasi.

Okee semuaa.. Sekian informasi kali ini. Jadi, yang mana yang lebih Anda minati? Sistem Informasi atau Teknologi Informasi?

Sampai jumpa di post selanjutnya :))

Wassalamu’alaikum.

 

 

Sumber : http://fauziyahhani.blogspot.co.id/2016/10/perbedaan-si-sistem-informasi-dan-ti.html?m=1

People Nowadays

Assalamu’alaikum. Hello everyone..

What do you think when someone needs help but nobody helps? Or instead of helping they choose to record it?

I thought, wow, there goes my faith in humanity. To me, it was a reflection of society’s lack of compassion. It was horrifying to think that out of a group of people, no one is willing to help. I thought, is this the era that we become heartless? Is this the generation with which compassion becomes extinct? Possibly, but I think people’s lack of compassion has always existed. I could remind people of the slaves who died building the pyramids, or battles in Roman colosseum, or the live beheadings during the French revolution, or the celebration of the atomic bombs during World War II. So what is it that is so shocking? It could be that everyone hesitates to help, but I think it’s instead that they choose to record.

There is a phenomenon in Social Psychology called the bystander effect. The bystander effect is basically our hesitation to help someone in need when we are in a group. It is more likely that an individual will help a person in need if they are alone than if they are with a group. One explanation behind this effect is diffusion of responsibility, which means that our sense of responsibility decreases within a large group of people. We tend to think: someone probably called the ambulance already, or someone else will help them. Or it sometimes goes so far as to convince ourselves that since no one is helping, maybe that person does not need help. It’s like we are afraid of having that responsibility, and we want someone else to rescue us from that situation. The bystander effect can be as harmless as not telling someone they dropped their dollar when we are walking with your friends, or as harmful as the Kitty Genovese case of 1964, where a women was murdered and raped near her apartment building in New York, and out of 38 witnesses, no one did anything to help her.

It is our sense of “not wanting to get involved” that allows preventable tragedies to happen before our eyes, or worse, before our phones. People today do not only hesitate to help, but instead prefer to adjust the camera on their phones to get a clearer image. It seems like we would rather be the witnesses than helpers, the observers rather than the doers, the accomplices rather than the heroes. What if the person being murdered was a loved one, and you found out that there were 38 witnesses that could have helped, but didn’t? What if you were the one begging for help, only to find out that instead of being rescued, you where being recorded? Sometimes someone else will help, sometimes they won’t; but if we can, why not?

 

 

Sumber : https://www.theodysseyonline.com/people-nowadays